Belajar dengan caramu.

Pilih jenjang, pahami konsep, lalu uji pemahamanmu. Semua jalur dapat dijelajahi tanpa terkunci.

SD — Dasar & pengamatan

Mulai dari benda sehari-hari, cerita, dan kegiatan dengan pendamping. Buka jalur SD · 7 pelajaran.

  1. Benda dan pengamatan yang adil — Batu, air, udara, dan buku adalah bagian dari dunia fisik. Kita bisa mengenalnya lewat ukuran, gerak, suhu dan cara berinteraksi.
  2. Dorongan, tarikan, dan gerak — Mendorong pintu, menarik laci, dan menendang bola adalah contoh interaksi. Gaya dapat mengubah gerak atau bentuk.
  3. Energi berubah bentuk — Lampu mengubah energi listrik menjadi cahaya dan kalor. Tubuh memakai energi dari makanan untuk bergerak dan menjaga suhu.
  4. Cahaya dan bayangan — Bayangan terbentuk ketika sebuah benda menghalangi cahaya yang menuju permukaan lain.
  5. Getaran menjadi bunyi — Letakkan jari ringan di tenggorokan saat berbicara pelan. Getaran membantu menghasilkan bunyi yang merambat melalui udara.
  6. Hangat, dingin, dan perpindahan kalor — Es mencair ketika menerima energi dari lingkungan yang lebih hangat. Dingin bukan zat yang mengalir keluar dari es.
  7. Magnet dan interaksi tak terlihat — Magnet dapat menarik sebagian bahan dan berinteraksi dengan magnet lain tanpa bersentuhan.

SMP — Konsep & pengukuran

Hubungkan pengamatan dengan besaran, grafik, dan hitungan sederhana. Buka jalur SMP · 15 pelajaran.

  1. Mengukur dengan jujur — Meja yang sama bisa terukur berbeda ketika penggaris miring. Mengukur bukan sekadar membaca angka: kita membandingkan besaran dengan standar dan memperkirakan keterbatasannya.
  2. Angka penting, notasi ilmiah, dan estimasi — Penggaris sederhana tidak bisa memastikan panjang sampai sepuluh angka di belakang koma. Banyaknya angka yang ditulis harus sesuai informasi yang benar-benar kita punya.
  3. Dimensi, proporsi, dan model — Model seperti peta: berguna karena memilih bagian penting, tetapi tidak memuat semua detail dunia.
  4. Skalar, vektor, dan membaca grafik — Berjalan 3 meter ke timur berbeda dengan berjalan 3 meter ke barat. Arah adalah bagian penting dari ceritanya.
  5. Posisi, jarak, dan gerak lurus — Untuk mengatakan “aku bergerak”, kita perlu menyebut terhadap apa. Orang yang duduk di kereta diam terhadap kursinya tetapi bergerak terhadap stasiun.
  6. Gaya, kelembaman, dan pasangan interaksi — Bola tidak memerlukan dorongan terus-menerus untuk tetap bergerak di dunia tanpa hambatan. Kita perlu gaya untuk mengubah geraknya.
  7. Usaha, energi, dan daya — Mengangkat buku menyimpan energi gravitasi. Ketika dilepas, energi itu berubah menjadi gerak dan akhirnya bunyi serta kalor.
  8. Tekanan, massa jenis, dan benda terapung — Kapal baja dapat terapung walaupun sepotong baja padat tenggelam. Yang dibandingkan dengan air adalah massa jenis rata-rata seluruh kapal beserta ruang udaranya.
  9. Getaran, fase, redaman, dan resonansi — Ayunan kembali berulang, tetapi ayunan nyata akhirnya mengecil jika tidak didorong. Dorongan pada irama yang tepat bisa memperbesar geraknya.
  10. Gelombang membawa energi — Saat gelombang merambat pada tali, bagian tali bergerak naik turun; bagian itu tidak perlu berjalan sepanjang tali bersama gelombang.
  11. Bunyi, nada, dan keras suara — Petik karet yang direntangkan di kotak kosong. Karet bergetar, menggerakkan udara, dan perubahan tekanan mencapai telinga. Jangan dekatkan sumber bunyi keras ke telinga.
  12. Suhu, kalor, dan perubahan wujud — Sendok logam terasa lebih dingin daripada kayu di ruangan yang sama karena memindahkan kalor dari tangan lebih cepat, bukan karena suhunya harus lebih rendah.
  13. Tiga cara kalor berpindah — Matahari menghangatkan Bumi melalui ruang yang hampir hampa. Cara ini berbeda dari sendok yang menghangat di dalam minuman.
  14. Arus, hambatan, dan rangkaian DC — Baterai memindahkan energi ke rangkaian. Muatan beredar; lampu mengubah energi menjadi cahaya dan kalor, bukan menghabiskan arus.
  15. Cermin, lensa, dan alat optik — Cermin mengubah arah rambat cahaya dengan pemantulan. Lensa mengubah arah melalui pembiasan, sehingga sinar dapat berkumpul atau menyebar.

SMA — Analisis & penerapan

Gunakan model, persamaan dan eksperimen untuk memecahkan persoalan. Buka jalur SMA · 31 pelajaran.

  1. Skalar, vektor, dan membaca grafik — Berjalan 3 meter ke timur berbeda dengan berjalan 3 meter ke barat. Arah adalah bagian penting dari ceritanya.
  2. Lintasan bola dan gerak melingkar — Bola yang dilempar miring terus bergerak mendatar sambil jatuh. Kecepatan dan gaya tidak harus menunjuk arah yang sama.
  3. Gaya, kelembaman, dan pasangan interaksi — Bola tidak memerlukan dorongan terus-menerus untuk tetap bergerak di dunia tanpa hambatan. Kita perlu gaya untuk mengubah geraknya.
  4. Gesekan, hambatan udara, dan jatuh terminal — Gesekan bisa memperlambat sepeda, tetapi juga memungkinkan ban mendorong jalan ketika sepeda melaju.
  5. Usaha, energi, dan daya — Mengangkat buku menyimpan energi gravitasi. Ketika dilepas, energi itu berubah menjadi gerak dan akhirnya bunyi serta kalor.
  6. Momentum, impuls, dan tumbukan — Menangkap bola sambil menggerakkan tangan mundur memperpanjang waktu berhentinya bola, sehingga gaya rata-rata lebih kecil.
  7. Torsi dan gerak rotasi — Pintu lebih mudah dibuka dengan mendorong jauh dari engsel. Jarak dan arah gaya sama pentingnya dengan besar gaya.
  8. Gravitasi, orbit, dan kecepatan lepas — Satelit tidak bebas gravitasi. Ia terus jatuh, tetapi bergerak menyamping cukup cepat sehingga terus mengelilingi Bumi.
  9. Aliran, kontinuitas, dan Bernoulli — Air dapat mengalir lebih cepat di bagian sempit selang. Namun tidak semua aliran boleh dianggap tanpa gesekan.
  10. Getaran, fase, redaman, dan resonansi — Ayunan kembali berulang, tetapi ayunan nyata akhirnya mengecil jika tidak didorong. Dorongan pada irama yang tepat bisa memperbesar geraknya.
  11. Gelombang membawa energi — Saat gelombang merambat pada tali, bagian tali bergerak naik turun; bagian itu tidak perlu berjalan sepanjang tali bersama gelombang.
  12. Superposisi, interferensi, dan gelombang berdiri — Dua gelombang dapat saling memperkuat atau melemahkan di satu tempat. Setelah berpapasan, masing-masing dapat terus merambat.
  13. Bunyi, nada, dan keras suara — Petik karet yang direntangkan di kotak kosong. Karet bergetar, menggerakkan udara, dan perubahan tekanan mencapai telinga. Jangan dekatkan sumber bunyi keras ke telinga.
  14. Suhu, kalor, dan perubahan wujud — Sendok logam terasa lebih dingin daripada kayu di ruangan yang sama karena memindahkan kalor dari tangan lebih cepat, bukan karena suhunya harus lebih rendah.
  15. Sistem, keadaan, dan hukum termodinamika — Pilih dulu batas sistem: apakah kita membahas air, gelas, atau keduanya? Energi yang masuk sistem satu dapat keluar dari sistem lain.
  16. Mesin kalor, kulkas, dan siklus — Mesin kalor tidak dapat mengubah seluruh kalor menjadi kerja dalam siklus antara dua reservoir bersuhu hingga. Kulkas justru membutuhkan kerja untuk memindahkan kalor ke tempat lebih panas.
  17. Muatan, medan, dan potensial — Sebuah muatan mengubah keadaan ruang sekitarnya. Medan menggambarkan gaya yang akan dialami muatan uji, bahkan sebelum muatan uji diletakkan.
  18. Kapasitor dan energi medan listrik — Kapasitor memisahkan muatan pada dua penghantar. Energinya terkait medan listrik di antara penghantar, bukan penciptaan muatan baru.
  19. Arus, hambatan, dan rangkaian DC — Baterai memindahkan energi ke rangkaian. Muatan beredar; lampu mengubah energi menjadi cahaya dan kalor, bukan menghabiskan arus.
  20. Medan magnet, Lorentz, dan momen magnet — Magnet kompas berputar mengikuti medan. Medan magnet juga membelokkan partikel bermuatan yang sedang bergerak.
  21. Faraday, Lenz, dan induktansi — Tegangan dapat timbul ketika fluks magnet yang menembus rangkaian berubah. Arah responsnya melawan perubahan fluks, bukan selalu melawan medan yang sudah ada.
  22. Arus bolak-balik dan impedansi — Pada AC, arus dapat berubah arah berkala. Resistor, kapasitor dan induktor merespons perubahan ini dengan cara berbeda.
  23. Cermin, lensa, dan alat optik — Cermin mengubah arah rambat cahaya dengan pemantulan. Lensa mengubah arah melalui pembiasan, sehingga sinar dapat berkumpul atau menyebar.
  24. Polarisasi dan optika gelombang — Warna tipis pada gelembung sabun terjadi karena gelombang dari batas lapisan bertemu dengan fase berbeda. Cahaya tidak selalu dapat dipahami hanya sebagai garis sinar.
  25. Ruang dan waktu bagi pengamat bergerak — Dua pengamat yang bergerak relatif dapat berbeda pendapat tentang selang waktu dan keserentakan, tetapi tetap sepakat pada hukum fisika dan kecepatan cahaya vakum.
  26. Kuantum: energi, peluang, dan dualitas — Detektor menangkap peristiwa cahaya satu per satu, sementara kumpulan hasilnya dapat membentuk pola interferensi. Satu gambaran bola kecil atau gelombang klasik saja tidak cukup.
  27. Struktur atom, spektrum, dan laser — Atom memancarkan dan menyerap cahaya dengan energi tertentu. Garis spektrum membantu mengenali unsur dari jauh, termasuk pada bintang.
  28. Inti, isotop, dan radioaktivitas — Dua atom unsur yang sama dapat memiliki jumlah neutron berbeda. Inti yang tidak stabil dapat berubah secara spontan, dengan hasil yang mengikuti aturan konservasi.
  29. Partikel elementer dan Model Standar — Proton bukan partikel elementer: ia mempunyai struktur quark dan gluon. Elektron, sejauh bukti sekarang, diperlakukan sebagai partikel elementer.
  30. Planet, bintang, dan perjalanan hidupnya — Planet terutama terlihat karena memantulkan cahaya, sedangkan bintang seperti Matahari menghasilkan energi melalui fusi dalam interiornya. Riwayat hidup bintang sangat dipengaruhi massa awal.
  31. Alam semesta berkembang — Ekspansi kosmik bukan ledakan dari satu titik pusat ke ruang kosong di sekitarnya. Model menggambarkan perubahan skala jarak antardaerah yang mengikuti aliran kosmik.

Universitas — Teori & pemodelan

Telusuri derivasi, asumsi, metode analitik dan batas teori. Buka jalur Universitas · 26 pelajaran.

  1. Aksi, Lagrangian, dan simetri — Mekanika analitik memilih koordinat yang sesuai kendala, sehingga kita tidak harus menghitung semua gaya kontak satu per satu.
  2. Fisika komputasi dan kesalahan numerik — Komputer menghitung model yang kita berikan. Gambar yang mulus tidak menjamin algoritmanya benar secara fisika.
  3. Sistem, keadaan, dan hukum termodinamika — Pilih dulu batas sistem: apakah kita membahas air, gelas, atau keduanya? Energi yang masuk sistem satu dapat keluar dari sistem lain.
  4. Mesin kalor, kulkas, dan siklus — Mesin kalor tidak dapat mengubah seluruh kalor menjadi kerja dalam siklus antara dua reservoir bersuhu hingga. Kulkas justru membutuhkan kerja untuk memindahkan kalor ke tempat lebih panas.
  5. Dari mikrostate ke suhu dan entropi — Suhu dan tekanan adalah ringkasan kolektif banyak partikel. Kita dapat memprediksi sifat rata-rata tanpa mengetahui lintasan setiap molekul.
  6. Maxwell: satu bahasa untuk listrik dan magnet — Gelombang cahaya adalah perubahan medan listrik dan magnet yang merambat. Persamaan Maxwell menyatukan sumber muatan, arus, dan perubahan medan.
  7. Arus bolak-balik dan impedansi — Pada AC, arus dapat berubah arah berkala. Resistor, kapasitor dan induktor merespons perubahan ini dengan cara berbeda.
  8. Polarisasi dan optika gelombang — Warna tipis pada gelembung sabun terjadi karena gelombang dari batas lapisan bertemu dengan fase berbeda. Cahaya tidak selalu dapat dipahami hanya sebagai garis sinar.
  9. Ruang dan waktu bagi pengamat bergerak — Dua pengamat yang bergerak relatif dapat berbeda pendapat tentang selang waktu dan keserentakan, tetapi tetap sepakat pada hukum fisika dan kecepatan cahaya vakum.
  10. Gravitasi sebagai geometri ruang-waktu — Di lift yang jatuh bebas, benda di dekatmu tampak melayang. Secara lokal, gerak jatuh bebas menghilangkan efek berat, tetapi tidak selalu menghilangkan perbedaan tarikan gravitasi antartitik.
  11. Kuantum: energi, peluang, dan dualitas — Detektor menangkap peristiwa cahaya satu per satu, sementara kumpulan hasilnya dapat membentuk pola interferensi. Satu gambaran bola kecil atau gelombang klasik saja tidak cukup.
  12. Fungsi gelombang dan Schrödinger — Fungsi gelombang bukan foto partikel. Ia adalah objek matematika untuk menghitung probabilitas hasil eksperimen dan bagaimana state berubah.
  13. Spin, momentum sudut, dan keterikatan — Spin adalah momentum sudut intrinsik. Membayangkan elektron sebagai bola kecil berputar dapat menghasilkan kesimpulan yang salah.
  14. Struktur atom, spektrum, dan laser — Atom memancarkan dan menyerap cahaya dengan energi tertentu. Garis spektrum membantu mengenali unsur dari jauh, termasuk pada bintang.
  15. Kristal, pita energi, dan bahan elektronik — Sifat bahan tidak ditentukan hanya oleh jenis atom, tetapi juga susunan dan interaksi banyak atom. Karbon pada berlian dan grafit menjadi contoh perbedaan struktur.
  16. Superkonduktor dan batas model bahan — Superkonduktor bukan sekadar logam yang sangat baik. Selain hambatan DC nol, ia memiliki respons magnetik khusus.
  17. Inti, isotop, dan radioaktivitas — Dua atom unsur yang sama dapat memiliki jumlah neutron berbeda. Inti yang tidak stabil dapat berubah secara spontan, dengan hasil yang mengikuti aturan konservasi.
  18. Reaksi inti, fisi, dan fusi — Fisi memecah inti berat dan fusi menggabungkan inti ringan. Apakah energi dilepas harus dihitung dari massa dan state awal-akhir, bukan dari nama proses saja.
  19. Partikel elementer dan Model Standar — Proton bukan partikel elementer: ia mempunyai struktur quark dan gluon. Elektron, sejauh bukti sekarang, diperlakukan sebagai partikel elementer.
  20. Akselerator, detektor, dan fisika terapan — Akselerator tidak hanya digunakan untuk riset partikel; berkas juga dipakai mempelajari bahan dan pada teknologi medis. Tujuan eksperimen menentukan rancangan berkas serta detektornya.
  21. Plasma, gelombang kolektif, dan fusi — Plasma adalah materi dengan cukup pembawa muatan bebas untuk menunjukkan perilaku kolektif. Tidak harus semua atom terionisasi.
  22. Planet, bintang, dan perjalanan hidupnya — Planet terutama terlihat karena memantulkan cahaya, sedangkan bintang seperti Matahari menghasilkan energi melalui fusi dalam interiornya. Riwayat hidup bintang sangat dipengaruhi massa awal.
  23. Galaksi, spektrum, dan sinar kosmik — Langit memuat banyak pembawa informasi: cahaya pada berbagai panjang gelombang, partikel berenergi tinggi, neutrino, dan gelombang gravitasi.
  24. Alam semesta berkembang — Ekspansi kosmik bukan ledakan dari satu titik pusat ke ruang kosong di sekitarnya. Model menggambarkan perubahan skala jarak antardaerah yang mengikuti aliran kosmik.
  25. Geofisika dan atmosfer — Getaran gempa dan gerak udara dapat dipelajari melalui hukum gelombang, fluida, gravitasi dan termodinamika yang sama seperti di laboratorium.
  26. Fisika untuk tubuh dan pencitraan — Fisika membantu memahami aliran darah, gerak sendi, sinyal saraf dan cara alat membentuk gambar bagian dalam tubuh. Model membantu analisis, tetapi bukan diagnosis pribadi.

Pengajar — Rancang pembelajaran

Siapkan kegiatan, pertanyaan, diferensiasi dan asesmen dengan bukti belajar. Buka jalur Pengajar · 61 pelajaran.

  1. Merancang pembelajaran dan asesmen — Pelajaran yang baik menghubungkan tujuan, bukti belajar dan kegiatan. Banyaknya slide atau rumus belum menunjukkan siswa memahami konsep.
  2. Demonstrasi dan eksperimen yang dapat dinilai — Demonstrasi menjadi kegiatan belajar ketika siswa diminta memprediksi, mengamati, lalu menguji penjelasannya dengan bukti.
  3. Benda dan pengamatan yang adil — Batu, air, udara, dan buku adalah bagian dari dunia fisik. Kita bisa mengenalnya lewat ukuran, gerak, suhu dan cara berinteraksi.
  4. Dorongan, tarikan, dan gerak — Mendorong pintu, menarik laci, dan menendang bola adalah contoh interaksi. Gaya dapat mengubah gerak atau bentuk.
  5. Energi berubah bentuk — Lampu mengubah energi listrik menjadi cahaya dan kalor. Tubuh memakai energi dari makanan untuk bergerak dan menjaga suhu.
  6. Cahaya dan bayangan — Bayangan terbentuk ketika sebuah benda menghalangi cahaya yang menuju permukaan lain.
  7. Getaran menjadi bunyi — Letakkan jari ringan di tenggorokan saat berbicara pelan. Getaran membantu menghasilkan bunyi yang merambat melalui udara.
  8. Hangat, dingin, dan perpindahan kalor — Es mencair ketika menerima energi dari lingkungan yang lebih hangat. Dingin bukan zat yang mengalir keluar dari es.
  9. Magnet dan interaksi tak terlihat — Magnet dapat menarik sebagian bahan dan berinteraksi dengan magnet lain tanpa bersentuhan.
  10. Mengukur dengan jujur — Meja yang sama bisa terukur berbeda ketika penggaris miring. Mengukur bukan sekadar membaca angka: kita membandingkan besaran dengan standar dan memperkirakan keterbatasannya.
  11. Angka penting, notasi ilmiah, dan estimasi — Penggaris sederhana tidak bisa memastikan panjang sampai sepuluh angka di belakang koma. Banyaknya angka yang ditulis harus sesuai informasi yang benar-benar kita punya.
  12. Dimensi, proporsi, dan model — Model seperti peta: berguna karena memilih bagian penting, tetapi tidak memuat semua detail dunia.
  13. Skalar, vektor, dan membaca grafik — Berjalan 3 meter ke timur berbeda dengan berjalan 3 meter ke barat. Arah adalah bagian penting dari ceritanya.
  14. Posisi, jarak, dan gerak lurus — Untuk mengatakan “aku bergerak”, kita perlu menyebut terhadap apa. Orang yang duduk di kereta diam terhadap kursinya tetapi bergerak terhadap stasiun.
  15. Lintasan bola dan gerak melingkar — Bola yang dilempar miring terus bergerak mendatar sambil jatuh. Kecepatan dan gaya tidak harus menunjuk arah yang sama.
  16. Gaya, kelembaman, dan pasangan interaksi — Bola tidak memerlukan dorongan terus-menerus untuk tetap bergerak di dunia tanpa hambatan. Kita perlu gaya untuk mengubah geraknya.
  17. Gesekan, hambatan udara, dan jatuh terminal — Gesekan bisa memperlambat sepeda, tetapi juga memungkinkan ban mendorong jalan ketika sepeda melaju.
  18. Usaha, energi, dan daya — Mengangkat buku menyimpan energi gravitasi. Ketika dilepas, energi itu berubah menjadi gerak dan akhirnya bunyi serta kalor.
  19. Momentum, impuls, dan tumbukan — Menangkap bola sambil menggerakkan tangan mundur memperpanjang waktu berhentinya bola, sehingga gaya rata-rata lebih kecil.
  20. Torsi dan gerak rotasi — Pintu lebih mudah dibuka dengan mendorong jauh dari engsel. Jarak dan arah gaya sama pentingnya dengan besar gaya.
  21. Gravitasi, orbit, dan kecepatan lepas — Satelit tidak bebas gravitasi. Ia terus jatuh, tetapi bergerak menyamping cukup cepat sehingga terus mengelilingi Bumi.
  22. Aksi, Lagrangian, dan simetri — Mekanika analitik memilih koordinat yang sesuai kendala, sehingga kita tidak harus menghitung semua gaya kontak satu per satu.
  23. Tekanan, massa jenis, dan benda terapung — Kapal baja dapat terapung walaupun sepotong baja padat tenggelam. Yang dibandingkan dengan air adalah massa jenis rata-rata seluruh kapal beserta ruang udaranya.
  24. Aliran, kontinuitas, dan Bernoulli — Air dapat mengalir lebih cepat di bagian sempit selang. Namun tidak semua aliran boleh dianggap tanpa gesekan.
  25. Getaran, fase, redaman, dan resonansi — Ayunan kembali berulang, tetapi ayunan nyata akhirnya mengecil jika tidak didorong. Dorongan pada irama yang tepat bisa memperbesar geraknya.
  26. Gelombang membawa energi — Saat gelombang merambat pada tali, bagian tali bergerak naik turun; bagian itu tidak perlu berjalan sepanjang tali bersama gelombang.
  27. Superposisi, interferensi, dan gelombang berdiri — Dua gelombang dapat saling memperkuat atau melemahkan di satu tempat. Setelah berpapasan, masing-masing dapat terus merambat.
  28. Bunyi, nada, dan keras suara — Petik karet yang direntangkan di kotak kosong. Karet bergetar, menggerakkan udara, dan perubahan tekanan mencapai telinga. Jangan dekatkan sumber bunyi keras ke telinga.
  29. Suhu, kalor, dan perubahan wujud — Sendok logam terasa lebih dingin daripada kayu di ruangan yang sama karena memindahkan kalor dari tangan lebih cepat, bukan karena suhunya harus lebih rendah.
  30. Tiga cara kalor berpindah — Matahari menghangatkan Bumi melalui ruang yang hampir hampa. Cara ini berbeda dari sendok yang menghangat di dalam minuman.
  31. Sistem, keadaan, dan hukum termodinamika — Pilih dulu batas sistem: apakah kita membahas air, gelas, atau keduanya? Energi yang masuk sistem satu dapat keluar dari sistem lain.
  32. Mesin kalor, kulkas, dan siklus — Mesin kalor tidak dapat mengubah seluruh kalor menjadi kerja dalam siklus antara dua reservoir bersuhu hingga. Kulkas justru membutuhkan kerja untuk memindahkan kalor ke tempat lebih panas.
  33. Dari mikrostate ke suhu dan entropi — Suhu dan tekanan adalah ringkasan kolektif banyak partikel. Kita dapat memprediksi sifat rata-rata tanpa mengetahui lintasan setiap molekul.
  34. Muatan, medan, dan potensial — Sebuah muatan mengubah keadaan ruang sekitarnya. Medan menggambarkan gaya yang akan dialami muatan uji, bahkan sebelum muatan uji diletakkan.
  35. Kapasitor dan energi medan listrik — Kapasitor memisahkan muatan pada dua penghantar. Energinya terkait medan listrik di antara penghantar, bukan penciptaan muatan baru.
  36. Arus, hambatan, dan rangkaian DC — Baterai memindahkan energi ke rangkaian. Muatan beredar; lampu mengubah energi menjadi cahaya dan kalor, bukan menghabiskan arus.
  37. Medan magnet, Lorentz, dan momen magnet — Magnet kompas berputar mengikuti medan. Medan magnet juga membelokkan partikel bermuatan yang sedang bergerak.
  38. Faraday, Lenz, dan induktansi — Tegangan dapat timbul ketika fluks magnet yang menembus rangkaian berubah. Arah responsnya melawan perubahan fluks, bukan selalu melawan medan yang sudah ada.
  39. Arus bolak-balik dan impedansi — Pada AC, arus dapat berubah arah berkala. Resistor, kapasitor dan induktor merespons perubahan ini dengan cara berbeda.
  40. Maxwell: satu bahasa untuk listrik dan magnet — Gelombang cahaya adalah perubahan medan listrik dan magnet yang merambat. Persamaan Maxwell menyatukan sumber muatan, arus, dan perubahan medan.
  41. Cermin, lensa, dan alat optik — Cermin mengubah arah rambat cahaya dengan pemantulan. Lensa mengubah arah melalui pembiasan, sehingga sinar dapat berkumpul atau menyebar.
  42. Polarisasi dan optika gelombang — Warna tipis pada gelembung sabun terjadi karena gelombang dari batas lapisan bertemu dengan fase berbeda. Cahaya tidak selalu dapat dipahami hanya sebagai garis sinar.
  43. Ruang dan waktu bagi pengamat bergerak — Dua pengamat yang bergerak relatif dapat berbeda pendapat tentang selang waktu dan keserentakan, tetapi tetap sepakat pada hukum fisika dan kecepatan cahaya vakum.
  44. Gravitasi sebagai geometri ruang-waktu — Di lift yang jatuh bebas, benda di dekatmu tampak melayang. Secara lokal, gerak jatuh bebas menghilangkan efek berat, tetapi tidak selalu menghilangkan perbedaan tarikan gravitasi antartitik.
  45. Kuantum: energi, peluang, dan dualitas — Detektor menangkap peristiwa cahaya satu per satu, sementara kumpulan hasilnya dapat membentuk pola interferensi. Satu gambaran bola kecil atau gelombang klasik saja tidak cukup.
  46. Fungsi gelombang dan Schrödinger — Fungsi gelombang bukan foto partikel. Ia adalah objek matematika untuk menghitung probabilitas hasil eksperimen dan bagaimana state berubah.
  47. Spin, momentum sudut, dan keterikatan — Spin adalah momentum sudut intrinsik. Membayangkan elektron sebagai bola kecil berputar dapat menghasilkan kesimpulan yang salah.
  48. Struktur atom, spektrum, dan laser — Atom memancarkan dan menyerap cahaya dengan energi tertentu. Garis spektrum membantu mengenali unsur dari jauh, termasuk pada bintang.
  49. Inti, isotop, dan radioaktivitas — Dua atom unsur yang sama dapat memiliki jumlah neutron berbeda. Inti yang tidak stabil dapat berubah secara spontan, dengan hasil yang mengikuti aturan konservasi.
  50. Reaksi inti, fisi, dan fusi — Fisi memecah inti berat dan fusi menggabungkan inti ringan. Apakah energi dilepas harus dihitung dari massa dan state awal-akhir, bukan dari nama proses saja.
  51. Partikel elementer dan Model Standar — Proton bukan partikel elementer: ia mempunyai struktur quark dan gluon. Elektron, sejauh bukti sekarang, diperlakukan sebagai partikel elementer.
  52. Kristal, pita energi, dan bahan elektronik — Sifat bahan tidak ditentukan hanya oleh jenis atom, tetapi juga susunan dan interaksi banyak atom. Karbon pada berlian dan grafit menjadi contoh perbedaan struktur.
  53. Superkonduktor dan batas model bahan — Superkonduktor bukan sekadar logam yang sangat baik. Selain hambatan DC nol, ia memiliki respons magnetik khusus.
  54. Plasma, gelombang kolektif, dan fusi — Plasma adalah materi dengan cukup pembawa muatan bebas untuk menunjukkan perilaku kolektif. Tidak harus semua atom terionisasi.
  55. Planet, bintang, dan perjalanan hidupnya — Planet terutama terlihat karena memantulkan cahaya, sedangkan bintang seperti Matahari menghasilkan energi melalui fusi dalam interiornya. Riwayat hidup bintang sangat dipengaruhi massa awal.
  56. Galaksi, spektrum, dan sinar kosmik — Langit memuat banyak pembawa informasi: cahaya pada berbagai panjang gelombang, partikel berenergi tinggi, neutrino, dan gelombang gravitasi.
  57. Alam semesta berkembang — Ekspansi kosmik bukan ledakan dari satu titik pusat ke ruang kosong di sekitarnya. Model menggambarkan perubahan skala jarak antardaerah yang mengikuti aliran kosmik.
  58. Fisika komputasi dan kesalahan numerik — Komputer menghitung model yang kita berikan. Gambar yang mulus tidak menjamin algoritmanya benar secara fisika.
  59. Geofisika dan atmosfer — Getaran gempa dan gerak udara dapat dipelajari melalui hukum gelombang, fluida, gravitasi dan termodinamika yang sama seperti di laboratorium.
  60. Fisika untuk tubuh dan pencitraan — Fisika membantu memahami aliran darah, gerak sendi, sinyal saraf dan cara alat membentuk gambar bagian dalam tubuh. Model membantu analisis, tetapi bukan diagnosis pribadi.
  61. Akselerator, detektor, dan fisika terapan — Akselerator tidak hanya digunakan untuk riset partikel; berkas juga dipakai mempelajari bahan dan pada teknologi medis. Tujuan eksperimen menentukan rancangan berkas serta detektornya.